Press release rapat dengar pendapat bulan Januari 2014 dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia : “Mengawal Langkah Pertama BEM UI di Tahun 2014”

DEPOK, 31 Januari 2014 – Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia (DPM UI) telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pertamanya di tahun 2014 dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI). Adapun beberapa agenda yang menjadi pembahasan dalam RDP pertama kali ini yaitu perihal kegiatan yang sudah dilakukan BEM UI sejak pelantikan lembaga pada 6 Januari 2014 lalu hingga hari ini, kegiatan yang akan dilakukan sejak RDP pertama hari ini hingga sebulan ke depan, pembahasan Garis-Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) dan Prosedur Tetap (Protap) hubungan DPM UI dan BEM UI, serta pembahasan mengenai kesepakatan waktu pelaksanaan RDP berkala selama tahun 2014.

Pelaksanaan RDP BEM UI dengan DPM UI ini berlangsung sejak pukul 14.15 hingga pukul 16.45 WIB, bertempat di Ruang DPM, Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa) UI. Pihak BEM UI yang turut hadir dalam RDP pertama tersebut ialah, Mohammad Ivan Riansa (Ketua BEM UI), Ahmad Mujahid (Wakil Ketua), Wirdatul Annisa (Koordinator Bidang Internal), Aisyah (Koordinator Bidang Kemahasiswaan), Irham Faturrahman (Kepala Satuan Pengendali Internal). Monalisa (Tresurer), Siti Rokhana (Controller), dan Willy Kamaludi (Kepala Kantor Komunikasi dan Informasi). Sementara itu dari pihak DPM UI yang hadir dalam RDP tersebut adalah, Rina Cahyani (Wakil Ketua I), Fachriza Fathan (Wakil Ketua II), Rahmi Wahyuni (Ketua Komisi Kelembagaan), Husnan (Anggota Komisi Pengawasan I), dan Muhammad Fadil (Anggota Kelembagaan).

Pembahasan pertama dalam RDP ini diawali dengan pembahasan mengenai kegiatan yang telah dilakukan BEM UI selama ini. Sejak pelantikan lembaga tanggal 6 Januari 2014 lalu hingga RDP pertama hari ini, BEM UI telah merampungkan struktur keorganisasiannya, mulai dari unsur Pengurus Inti (PI) hingga Badan Pengurus Harian (BPH). Namun perlu diketahui bahwa hingga RDP ini berlangsung, posisi BPH untuk bidang keuangan belum terisi. Berbagai proses yang dilakukan untuk mencari BPH ini pun telah dilakukan melalui mekanisme open tender serta Fit & Proper Test (FPT). Ivan, selaku Ketua BEM UI pun menjelaskan bahwa untuk posisi keuangan ini akan segera terisi melalui proses close recruitment. Selain itu, terkait agenda yang bersifat internal, selama satu bulan ke depan BEM UI akan melakukan open recruitment staf yang akan dimulai pada awal Februari serta persiapan rapat kerja yang diprediksi akan dilaksanakan pada akhir Bulan Februari atau awal Bulan Maret tahun 2014.

Terkait dengan agenda yang besifat eksternal, BEM UI pun telah melakukan sejumlah kegiatan seperti sinergisasi gerakan UI Peduli dengan berbagai pihak dalam rangka pemberian bantuan untuk masa tanggap bencana yang rencananya akan berakhir pada 2 Februari 2014 mendatang. Mengenai agenda UI Peduli, Ivan juga menjelaskan bahwa gerakan ini tak hanya melibatkan BEM UI serta BEM tingkat fakultas, namun juga pihak rektorat, serta Mapala UI dan School of Volunteer (SOV) UI. Tak hanya itu, terkait dengan arah gerakan yang akan dibangun untuk menggarap berbagai isu di tahun 2014, BEM UI akan mengarahkan gerakannya pada sinergisasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan pola gerakan yang sifatnya vertikal dan horizontal. Nuansa gerakan yang kreatif dan edukatif serta berbasiskan masyarakat juga akan direalisasikan agar hasilnya dapat lebih konkret.

Menyinggung soal keterlibatan BEM UI dalam forum-forum nasional seperti BEM Seluruh Indonesia (BEM SI), Ivan juga menuturkan bahwa beberapa hari setelah pelantikan pun BEM UI ia telah menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) BEM SI pada pertengahan Januari 2014 lalu. Dalam Munas BEM SI tersebut dibahas mengenai evaluasi BEM SI selama tahun 2013 serta pembahasan mengenai isu yang akan digarap bersama selama tahun 2014. Kehadiran BEM UI pada Munas BEM SI pun bukan tanpa hasil. Dari berbagai pembahasan yang telah dilakukan selama Munas BEM SI, BEM UI memutuskan untuk tidak mengambil peran sebagai koordinator pusat (korpus) atau pun koordinator wilayah (korwil) Jabodetabek.
Hal ini didasari oleh pertimbangan bahwa selama setahun ke depan UI akan dihadapkan pada isu internal yang akan menyita perhatian sivitas UI seperti isu pemilihan rektor. Selain itu, faktor beban administratif dan pertanggung jawaban dalam kegiatan Munas BEM SI juga menjadi pertimbangan lainnya mengapa BEM UI tidak mengambil peran sebagai korpus atau pun korwil Jabodetabek. Atas dasar pertimbangan tersebut, akhirnya BEM UI mengambil peran sebagai koordinator untuk isu Pemilihan Umum (Pemilu). Pengambilan peran ini pun juga disebabkan oleh karena BEM UI dianggap lebih mudah dalam mendapatkan akses informasi yang berkaitan dengan isu Pemilu. Sementara itu, terkait dengan peran lainnya yang terdapat dalam BEM SI, Ivan menyebutkan bahwa posisi korpus BEM SI saat ini diamanahkan kepada BEM Institut Pertanian Bogor (IPB), sedangkan untuk posisi korwil Jabodetabek diamanahkan kepada BEM STEI SEBI.(rc)

Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia
Sekretariat: Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa), Kampus UI, Depok
Website : dpm.ui.ac.id | Email: dpm.univ.indonesia@gmail.com | Twitter: @DPM_UI | Contact Person : Cattleya (0812 8325 3791)

Comments are closed.